Skip to content

Kunjungan Siswa Kelas XI IPA MAN 1 Palembang ke Graha Teknologi

04/02/2011

Pada hari Selasa, 18 januari 2011, seluruh siswa siswi kelas XI IPA MAN 1 Palembang berkunjung ke graha teknologi Palembang. Tepat pukul 08.30 WIB siswa dan guru pendamping disambut oleh panitia dari graha teknologi. Dengan tertib siswa masuk ke graha dengan terlebih dahulu bermain petak (atau dalam bahasa Palembang bermain cak ingkling). Hal ini ditujukan agar siswa tidak berdesak-desakan di pintu masuk. Dengan demikian panitia dapat menghitung jumlah orang yang masuk dengan benar.

Setelah masuk, siswa disuguhi demo sains yang ditunjukkan oleh dua orang panitia. Demo sains ini sendiri meminta partisipasi aktif siswa agar dapat memecahkan sekaligus menjelaskan prinsip ilmiah yang terkandung dalam demo sains tersebut.

Demo sains yang pertama adalah tentang konsep tekanan. Dalam demo yang pertama panitia menyiapkan cawan petri, gelas, korek api, serta lilin lalu meletakkan sedikit air pada cawan petri. Kemudian meletakkan koin pada cawan yang telah diisi sedikit air tadi. Siswa diminta untuk dapat mengambil koin tadi tanpa terkena basah sedikitpun. Ketika diminta untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, siswa dari kelas XI IPA 1 maju ke panggung demo, menghidupkan korek api membekapnya dalam gelas sehingga air yang ada di cawan petri naik dan mengumpul ke dalam gelas. Dengan yakin dia menjelaskan bahwa hal  tersebut terjadi karena adanya tekanan. Hal ini disambut dengan tepuk tangan yang meriah dari siswa-siswa yang lain.

 

Demo sains

Demo sains

Demo yang kedua adalah tentang konsentrasi. Disini siswa diminta untuk menyiapkan selembar kertas dan pena kemudian menutup mata. Pertama siswa diminta untuk menggambar telinga kiri, kemudian telinga kanan. Lalu mata kiri kemudian mata kanan. Dilanjutkan dengan menggambar alis kiri kemudian alis kanan, hidung, mulut, kepala lalu rambut. Setelah itu siswa diminta untuk membuka mata dana melihat hasil gambarannya. Siswa yang konsentrasinya tinggi akan mendapati gambarnya mendekati bentuk yang asli, namun siswa yang tidak konsentrasi akan mendapati gambarnya akan terlihat aneh. Begitu melihat gambar yang aneh, sebagian besar siswa tertawa.

 

Siswa MAN 1 menyimak dengan antusias saat demo sains

Siswa MAN 1 menyimak dengan antusias saat demo sains

Demo yang ketiga adalah tentang menggembungkan balon tanpa meniup. Panitia menyiapkan balon, botol, cuka dan baking soda. Kembali siswa diminta untuk dapat menyelesaikan permasalahan ini. Salah seorang siswa diminta untuk maju ke panggung demo. Setelah berpikir sebentar siswa tersebut akhirnya memasukkan cuka ke dalam botol, memasukkan baking soda ke dalamnya dan dengan segera meletakkan balon pada mulut botol. Namun hal ini terlambat, campuran cuka dan soda segera keluar dari botol tanpa sempat menggembungkan balon. Akhirnya diminta siswa lain untuk dapat menggmebungkan balon tersebut. Siswa kedua ini meletakkan baking soda dalam botol, kemudian cuka, kemudian meletakkan balon di mulut botol. Hal ini berhasil, namun balon tidak terlalu besar. Akhirnya pendemo menunjukkan cara yang benar. Yaitu memasukkan cuka ke dalam botol dan memasukkan baking soda ke dalam balon, setelah itu meletakkan balon ke mulut botol. Hasilnya, balon menggembung dengan besar.

Setelah tiga demo tersebut siswa dapat berkeliling melihat alat-alat praktek yang ada. Siswa tidak hanya berkeliling untuk melihat, tapi juga diminta untuk membuat laporan perkelompok tentang alat-alat tersebut.

Siswa berkeliling untuk melihat dan mencoba sendiri alat-alat sains
Siswa berkeliling untuk melihat dan mencoba sendiri alat-alat sains

 

Beberapa alat yang ada di graha teknologi adalah : giroskop yang menunjukkan adanya gaya putar lain bekerja pada benda berputar yang disebut efek giroskopi. Gaya itu menyebabkan landasan tempat duduk berputar. Kemudian ada lagi alat yang disebut Pak Belulang yang menunjukkan tulang penyusun rangka yang berjumlah ±200 buah. Tulang tersebut berhubungan satu sama lain pada sambungan sendi sehingga dapat membantu kelancaran gerak. Tulang merupakan alat gerak pasif yang membentuk rangka tubuh manusia. Beberapa fungsinya antara lain member bentuk utbuh sehingga tubuh dapat tegak menjadi tempat melekatnya otot, menyimpan zat kapur dan fosfat, tempat pembentukan sel-sel darah, serta melindungi organ-organ tubuh yang penting seperti jantung, otot, dan mata. Ada lagi timbangan raksasa. Pergeseran anak timbang adalah sebuah usaha untuk memberikan Torsi  agar dapat mengimbangi Torsi yang disebabkan oleh berat badan anda. Torsi sendiri memiiki pengertian sebagai besaran yang dihasilkan dengan mengalikan beban dengan jarak beban dari sumbu putar.

Alat-alat yang lain adalah : alat penguji konsentrasi , harpa tanpa dawai, magnet bermusuhan, pak belulang dan lain-lain. Secara keseluruhan kesemuanya adalah alat-alat untuk demonstrasi atau praktek Fisika, Kimia, maupun biologi.

One Comment leave one →
  1. 15/05/2011 1:16 pm

    itg good activity🙂
    go succes man1 ..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: