Lanjut ke konten

Artikel

Untuk artikel:

Berpikir seperti layaknya Seorang Fisikawan

dialihkan ke link berikut :

http://amelfisika.wordpress.com/

.
.


.

Waspadai Tontonan Anda !

Oleh : Amalia, M. P. Fis

Libur telah tiba !

Libur telah tiba !

Hore!

Hore!

Hore !

Hehe, keinget Tasya- yang sekarang udah gede-waktu dia masih imut-imut nyanyiin lagu ini. Memang libur sudah tiba, dan aku bosen di sekolah-Apa hubungannya ? :D-bukannya libur memang artinya gak sekolah ? Iya….Bagi anak sekolahan, libur artinya gak sekolah. Tapi bagi guru yang berdedikasi seperti aku-ehm :P-libur artinya tertunda memberi ilmu untuk siswa siswiku tercinta. Padahal, kata Nabi, Terputuslah pahala seseorang ketika ajal menjemputnya, kecuali 3 perkara : anak yang soleh, amal jariah, dan ilmu yang bermanfaat. Tuh kan ….  L

Jadi ceritanya nih, daripada aku bosen, mulailah aku menonton televisi yang sebelumnya jarang banget aku perhatikan. Biasanya kan, kerjaku lebih banyak di depan komputer, mempersiapkan materi mengajar atau searching paper-paper atau artikel-artikel gratisan tapi bermutu yang wara-wiri beredar di internet.

Makanya, yang namanya tivi biasanya adalah barang terakhir yang ada di daftarku untuk dinyalakan (api kali :P). Jangankan dinyalakan, dilap juga jarang (hehe…bilang aja pemales). Tapi daripada aku mati bosan-huek bahasanya :D-akhirnya ya…dengan agak ogah-ogahan akhirnya mulailah menonton tanyangan tivi.

Mulanya acara dangdut. Seru juga sih. Suara penyanyinya bagus-bagus, merdu-merdu, tapi Nauzubillah….goyangannya itu, haduh…bikin kepalaku berputar. Apa gak pusing penyanyinya itu, nyanyi tapi sambil memutarkan kepalanya 360o berulang-ulang kayak gitu. Belum lagi goyang pinggul, gorang perut, goyang kaki, sampe goyang jempol, kayaknya gak ada bagian tubuh yang gak goyang di acara dangdutan. Haduh….

Aku beralih ke sinetron. Ini lebih parah…. hampir kesemuanya tema dan alurnya terlalu dipolitisir-bukan….bukan….-didramatisir. Yang ini anaknya si inilah….ditukar sama si anulah….terus datang pemaen baru, ternyata anak si Ibu itu, ditinggalin pada waktu kecil. Pemaen yang ini ditukar sama yang itu……. gak masuk akal tapi justru tayang tiap hari dan justru saat prime time. Siapa sih sebenarnya yang dibodohin ? Orang Indonesia yang lebih dari 250 juta inikah ? Hmmmm….

Nonton boyband….. udah gak jamannya lagi. Udah mulai nyadar kalo sekarang udah usia kepala 3, jauh banget sama rombongan Morgan dkk yang ngehits lewat girl, I Heart You. Lagian mereka nyanyi bertujuh gitu, kenapa gak keroyokan aja sekalian aja … :P. Walaupun stylenya korea, tapi tetap ngIndonesia, begitu sebait kalimat pembuka acara Gosip pagi-pagi untuk kelompok anak muda ini.

Korean Style ? Maksudnya ?

Sepertinya drama korea bisa dijadikan tontonan untuk membunuh-waduh bahasanya serem banget-kebosananku dikala libur. Akhirnya….perhatianku terhenti pada drama korea. Beberapa hari ini aku keranjingan nonton drama korea yang ditayangkan oleh sebuah stasiun televisi swasta. Judulnya “You Are My Destiny”. Biar gak penasaran, nih kukasih tahu bocoran jalan ceritanya.

Alkisah-ceile bahasanya-ada seorang cewek yang bernama Su Bin. Tipikal cewek cantik, kaya, manja, anak walikota. Bertemu dengan seorang cowok ganteng, putra seorang usahawan sukses. Klop banget kan ? Dari pertama bertemu, Su Bin telah jatuh hati pada ganteng itu. Lantas, apa masalahnya ? Ternyata ibunya Su Bin telah memilihkan calon suami untuk Su Bin. Karena kesal, Su Bin tak mau bertemu dengan cowok pilihan ibunya itu. Setiap kali cowok itu datang ke rumah, Su Bin selalu mencari alasan untuk tidak bertemu. Bahkan ia rela mengeluarkan uang untuk menyewa seorang cewek agar berpura-pura menjadi dirinya dan bertemu dengan cowok itu. Cewek yang disewanya bernama Jang Se Biu, seorang cewek yang gak kalah cantik, namun ekonaminya pas-pasan. Dari Jang Se Biu, ia mendapatkan semua informasi tentang cowok pilihan ibunya itu. Nama cowok itu Jose, seorang putra usahawan yang memiliki banyak perusahaan. Ia juga ganteng, kata Jang Se Biu. Namun Su Bin tak tertarik. Ia malah memperpanjang ‘drama kepura-puraan’ itu, sehingga Jang Se Biu bisa bertemu lama dengan Jose. Tresno jalaran soko kulino-nih drama korea apa jawa sih ? :P-akhirnya Jose dan Jang Se Biu yang menyamar menjadi Su Bin lama-lama saling menyukai satu sama lain. Nah Lho, disini titik serunya. Ketika mereka sudah saling menyukai, Su Bin yang asli baru ngeh kalo ternyata Jose adalah cowok ganteng yang disukainya itu. Mulailah ia berusaha untuk mendapatkannya kembali. Bagaimana cerita selanjutnya ? Tonton terus tayangan yang aku tonton ini….hehe.

So what’s the point ? Udah baca lama-lama juga belum dapet hikmahnya nih ! (mode on : cemberut). Sebenarnya…bukan jalan ceritanya yang aku suka, tapi nilai-nilai budaya yang mereka-penulis, kru, sutradara de el el- masukkan di drama ini.

Aku tersentuh ketika ceritanya si Jang Se Biu ini secara berani meminta Jose untuk tidak memecatnya dengan konsekuensi bahwa ia akan bekerja secara profesional, tidak akan ada perasaan yang bermain ketika saatnya memang kerja. Karena mencari kerja adalah sesuatu yang tidak mudah, maka apa yang sudah didapat dengan susah payah tidak akan dilepaskan begitu saja. Tidak mudah menyerah. Pun, ketika ibunya Jose datang langsung untuk memecat Jang Se Biu, perkataan yang sama dikatakannya juga kepada ibunya. Bahwa ia akan tetap bekerja dan tidak akan mengganggu Jose. Bayangkan, anak buah yang berani menatap bosnya dengan ucapan dan hati yang sungguh-sungguh. Bandingkan dengan sintron kita. Kalo scene ini berada dalam sinetron kita, kira-kira akan tergambar seperti ini : Jang Se Biu akan menatap lekat-lekat pada ibunya Jose dengan kamera yang maju mundur-maju mundur, matanya akan melotot-lotot dan suara hati yang akan terdengar seperti ini : “Hahaha… lihat saja calon ibu mertua, anakmu sebentar lagi akan jadi milikku…daaaaaaaaaan seluruh kekayaan keluargamu ini akan jatuh ke tanganku.”

Tapi nyatanya dalam drama Korea, scene seperti ini tidak pernah ada. Saya percaya bahwa drama-sinetron kek, film kek, apa kek-dari sebuah negara adalah manifestasi dari budaya yang ada di negara itu. Jika sinetron-sinetron yang kebanyakan gak mutu itu tetap ditonton oleh jutaan masyarakat Indonesia, sementara negara lain justru membangun moral penduduknya melalui sinetron mereka, apakah itu tidak berarti bahwa kita sedang menenggelamkan pendidikan moral anak-anak kita. Sudah susah payah saya, dan jutaan pahlawan tanpa tanda jasa yang lain, sebagai guru mengajarkan moral yang baik, ilmu yang bermanfaat dan pada akhirnya….tontonanlah yang anak-anak jadikan sebagai tuntunan. Allahu Akbar…saya sangat merindukan tontonan yang bisa menghibur sekaligus mendidik. Banyak tontonan yang mendidik tapi kemasannya kurang menarik, sehingga tidak menghibur. Akibatnya, acara seperti ini jarang ditonton. Dan lebih banyak lagi tontonan yang menarik tapi sama sekali tidak mendidik….seperti sinetron tadi.

Mungkin ada baiknya kita belajar dari negeri ginseng untuk dapat menampilkan sinetron-sinetron berkualitas dengan harapan mudah-mudahan suatu hari nanti tayangan di stasiun-stasiun televisi kita akan didominasi oleh tontonan sehat yang tidak hanya menghibur, tapi juga mendidik moral kita dan anak-anak kita.

.
.


.

Biogas Sebagai Sumber Energi Alternatif

Oleh : Yulia Sari, XI IPA 1

1. PENDAHULUAN

Beberapa tahun terakhir ini energi merupakan persoalan yang krusial didunia. Peningkatan permintaan energi yang disebabkan oleh pertumbuhan populasi penduduk dan menipisnya sumber cadangan minyak dunia serta permasalahan emisi dari bahan bakar fosil memberikan tekanan kepada setiap negara untuk segera memproduksi dan menggunakan energi terbaharukan. Selain itu, peningkatan harga minyak dunia hingga mencapai 100 U$ per barel juga menjadi alasan yang serius yang menimpa banyak negara di dunia terutama Indonesia.
Lonjakan harga minyak dunia akan memberikan dampak yang besar bagi pembangunan bangsa Indonesia. Konsumsi BBM yang mencapai 1,3 juta/barel tidak seimbang dengan produksinya yang nilainya sekitar 1 juta/barel sehingga terdapat defisit yang harus dipenuhi melalui impor. Menurut data ESDM (2006) cadangan minyak Indonesia hanya tersisa sekitar 9 milliar barel. Apabila terus dikonsumsi tanpa ditemukannya cadangan minyak baru, diperkirakan cadangan minyak ini akan habis dalam dua dekade mendatang.

Untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak pemerintah telah menerbitkan Peraturan presiden republik Indonesia nomor 5 tahun 2006 tentang kebijakan energi nasional untuk mengembangkan sumber energi alternatif sebagai pengganti bahan bakar minyak. Kebijakan tersebut menekankan pada sumber daya yang dapat diperbaharui sebagai altenatif pengganti bahan bakar minyak.

Salah satu sumber energi alternatif adalah biogas. Gas ini berasal dari berbagai macam limbah organik seperti sampah biomassa, kotoran manusia, kotoran hewan dapat dimanfaatkan menjadi energi melalui proses anaerobik digestion. Proses ini merupakan peluang besar untuk menghasilkan energi alternatif sehingga akanmengurangi dampak penggunaan bahan bakar fosil

2. ANAEROBIK DIGESTION

Biogas merupakan sebuah proses produksi gas bio dari material organik dengan bantuan bakteri. Proses degradasi material organik ini tanpa melibatkan oksigen disebut anaerobik digestion Gas yang dihasilkan sebagian besar (lebih 50 % ) berupa metana. material organik yang terkumpul pada digester (reaktor) akan diuraiakan menjadi dua tahap dengan bantuan dua jenis bakteri. Tahap pertama material orgranik akan didegradasi menjadi asam asam lemah dengan bantuan bakteri pembentuk asam. Bakteri ini akan menguraikan sampah pada tingkat hidrolisis dan asidifikasi. Hidrolisis yaitu penguraian senyawa kompleks atau senyawa rantai panjang seperti lemak, protein, karbohidrat menjadi senyawa yang sederhana. Sedangkan asifdifikasi yaitu pembentukan asam dari senyawa sederhana.

Setelah material organik berubah menjadi asam asam, maka tahap kedua dari proses anaerobik digestion adalah pembentukan gas metana dengan bantuan bakteri pembentuk metana seperti methanococus, methanosarcina, methano bacterium.

Perkembangan proses Anaerobik digestion telah berhasil pada banyak aplikasi. Proses ini memiliki kemampuan untuk mengolah sampah / limbah yang keberadaanya melimpah dan tidak bermanfaat menjadi produk yang lebih bernilai. Aplikasi anaerobik digestion telah berhasil pada pengolahan limbah industri, limbah pertanian limbah peternakan dan municipal solid waste (MSW).

3. SEJARAH BIOGAS

Sejarah penemuan proses anaerobik digestion untuk menghasilkan biogas tersebar di benua Eropa. Penemuan ilmuwan Volta terhadap gas yang dikeluarkan di rawa-rawa terjadi pada tahun 1770, beberapa dekade kemudian, Avogadro mengidentifikasikan tentang gas metana. Setelah tahun 1875 dipastikan bahwa biogas merupakan produk dari proses anaerobik digestion. Tahun 1884 Pasteour melakukan penelitian tentang biogas menggunakan kotoran hewan. Era penelitian Pasteour menjadi landasan untuk penelitian biogas hingga saat ini.

4. KOMPOSISI BIOGAS

Biogas sebagian besar mengandung gs metana (CH4) dan karbon dioksida (CO2), dan beberapa kandungan yang jumlahnya kecil diantaranya hydrogen sulfida (H2S) dan ammonia (NH3) serta hydrogen dan (H2), nitrogen yang kandungannya sangat kecil.

Energi yang terkandung dalam biogas tergantung dari konsentrasi metana (CH4). Semakin tinggi kandungan metana maka semakin besar kandungan energi (nilai kalor) pada biogas, dan sebaliknya semakin kecil kandungan metana semakin kecil nilai kalor. Kualitas biogas dapat ditingkatkan dengan memperlakukan beberapa parameter yaitu : Menghilangkan hidrogen sulphur, kandungan air dan karbon dioksida (CO2). Hidrogen sulphur mengandung racun dan zat yang menyebabkan korosi, bila biogas mengandung senyawa ini maka akan menyebabkan gas yang berbahaya sehingga konsentrasi yang di ijinkan maksimal 5 ppm. Bila gas dibakar maka hidrogen sulphur akan lebih berbahaya karena akan membentuk senyawa baru bersama-sama oksigen, yaitu sulphur dioksida /sulphur trioksida (SO2 / SO3). senyawa ini lebih beracun.

Pada saat yang sama akan membentuk Sulphur acid (H2SO3) suatu senyawa yang lebih korosif. Parameter yang kedua adalah menghilangkan kandungan karbon dioksida yang memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas, sehingga gas dapat digunakan untuk bahan bakar kendaraan. Kandungan air dalam biogas akan menurunkan titik penyalaan biogas serta dapat menimbukan korosif

5.CARA MEMBUAT BIOGAS

Banyak cara dilakukan untuk mengatasi hal tersebut. Misalnya mencari alternatif untuk dapat menciptakan sumber energi baru. Saat ini banyak dilakukan oleh banyak kalangan untuk menciptak sumber energi baru. Alternatif yang dikembangkan antara lain energi panas matahari, energi air, nuklir, gas bumi dan lain – lain. Akan tetapi energi alternatif yang murah dan mudah dibuat juga sedang banyak dilakukan.

Cara tersebut yaitu dengan pemanfaatan sumber gas bio. Gas bio berasal dari kotoran sapi atau hewan lain yang dimanfaatkan gasnya. Dengan pemanfaatan gas dari kotoran sapi akan dimanfaatkan secara dua arah. Gas dari kotoran dapat digunakan sebagai sumber energa untuk masak dan penerangan. Sedang sisa kotoran dimanfaatkan untuk pupuk yang mengandung unsur hara yang tinggi.

Gas bio itu sering disebut dengan teknologi biogas. Biogas merupakan pemanfaatan sumber gas yang berasal dari kotoran ternak. Peralatan yang dibutuhkan adalah instalasi biogas berfungsi untuk menetralisir polusi kotoran ternak. Untuk membangun sebuah instalasi  biogas  (Biodigester) yang bisa meme.uhi kebutuhan energi rumah tangga, sebuah rumah tangga harus memiliki minimal 3 ekor sapi. Energi dari tiga ekor sapi ini bisa dimanfaatkan untuk memasak, memanaskan air, maupun penerangan (lampu petromaks).

Pembuatan biogas tidak terlalu sulit. Berikut gambaran sederhana rangkaian untuk membuat biogas sehingga gas dari kotoran dapat dimanfaatkan dan kotoran tidak berbau. Sebagai gambaran caranya sebagai berikut :

1. Yang pertama dilakukan adalah menyediakan wadah atau bejana untuk    mengolah kotoran organik menjadi biogas. Kalau hanya diperuntukkan    secara pribadi, cukup menggunakan bak yang terbuat dari semen yang    cukup lebar atau drum bekas yang masih cukup kuat. Selain itu    perlunya kesediaan kotoran hewan (baik sapi maupun kambing) yang    merupakan bahan baku biogas.

2. Proses kedua adalah mencampurkan kotoran organik tersebut dengan    air. Biasanya campuran antara kotoran dan air menggunakan    perbandingan 1:1 atau bisa juga menggunakan perbandingan 1:1,5. Air    berperan sangat penting di dalam proses biologis pembuatan biogas.    Artinya jangan terlalu banyak (berlebihan) juga jangan terlalu    sedikit (kekurangan).

3. Temperatur selama proses berlangsung, karena ini menyangkut    “kesenangan” hidup bakteri pemroses biogas antara 27 – 28 derajat    celcius. Dengan temperatur itu proses pembuatan biogas akan berjalan    sesuai dengan waktunya. Tetapi berbeda kalau nilai temperatur    terlalu rendah (dingin), maka waktu untuk menjadi biogas akan lebih    lama.

4. Kehadiran jasad pemroses, atau jasad yang mempunyai kemampuan untuk    menguraikan bahan-bahan yang akhirnya membentuk CH4 (gas metan) dan    CO2. Dalam kotoran kandang, lumpur selokan ataupun sampah dan    jerami, serta bahan-bahan buangan lainnya, banyak jasad renik, baik    bakteri ataupun jamur pengurai bahan-bahan tersebut didapatkan. Tapi    yang menjadi masalah adalah hasil uraiannya belum tentu menjadi CH4    yang diharapkan serta mempunyai kemampuan sebagai bahan bakar.

5. Untuk mendapatkan biogas yang diinginkan, bak penampung (bejana)    kotoran organik harus bersifat anaerobik. Dengan kata lain, tangki    itu tak boleh ada oksigen dan udara yang masuk sehingga    sampah-sampah organik yang dimasukkan ke dalam bioreaktor bisa    dikonversi mikroba. Keberadaan udara menyebabkan gas CH4 tidak akan    terbentuk. Untuk itu maka bejana pembuat biogas harus dalam keadaan    tertutup rapat.

6. Setelah proses ini selesai, maka selama dalam kurun waktu 1 minggu      didiamkan, maka gas metan sudah terbentuk dan siap dialirkan untuk    keperluan memasak. Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan    dalam memanfaatkan biogas. Seperti misalnya sifat biogas yang tidak    berwarna, tidak berbau dan sangat cepat menyala. Karenanya kalau    lampu atau kompor mempunyai kebocoran, akan sulit diketahui    secepatnya.

Berbeda dengan sifat gas lainnya, sepeti elpiji, maka    karena berbau akan cepat dapat diketahui kalau terjadi kebocoran    pada alat yang digunakan. Sifat cepat menyala biogas, juga merupakan    masalah tersendiri. Artinya dari segi keselamatan pengguna. Sehingga    tempat pembuatan atau penampungan biogas harus selalu berada jauh    dari sumber api yang kemungkinan dapat menyebabkan ledakan kalau    tekanannya besar.

6. KONSERVASI ENERGI

Konversi limbah melalui proses anaerobik digestion dengan menghasilkan biogas memiliki beberapa keuntungan, yaitu :

- biogas merupakan energi tanpa menggunakan material yang masih memiliki manfaat termasuk biomassa sehingga biogas tidak merusak keseimbangan karbondioksida yang diakibatkan oleh penggundulan hutan (deforestation) dan perusakan tanah.
- Energi biogas dapat berfungsi sebagai energi pengganti bahan bakar fosil sehingga akan menurunkan gas rumah kaca di atmosfer dan emisi lainnya.
- Metana merupakan salah satu gas rumah kaca yang keberadaannya duatmosfer akan meningkatkan temperatur, dengan menggunakan biogas sebagai bahan bakar maka akan mengurangi gas metana di udara.

- Limbah berupa sampah kotoran hewan dan manusia merupakan material yang tidak bermanfaaat, bahkan bisa menngakibatkan racun yang sangat berbahaya. Aplikasi anaerobik digestion akan meminimalkan efek tersebut dan meningkatkan nilai manfaat dari limbah.
- Selain keuntungan energy yang didapat dari proses anaerobik digestion dengan menghasilkan gas bio, produk samping seperti sludge. Meterial ini diperoleh dari sisa proses anaerobik digestion yang berupa padat dan cair. Masing-masing dapat digunakan sebagai pupuk berupa pupuk cair dan pupuk padat.

7. KESIMPULAN

Harga bahan bakar minyak yang makin meningkat dan ketersediaannya yang makin menipis serta permasalahan emisi gas rumah kaca merupakan masalah yang dihadapi oleh masyarakat global. Upaya pencarian akan bahan bakar yang lebih ramah terhadap lingkungan dan dapat diperbaharui merupakan solusi dari permasalahan energi tersebut. Untuk itu indonesia yang memiliki potensi luas wilayah yang begitu besar, diharapkan untuk segera mengaplikasi bahan bakar nabati. Biogas merupakan gas yang dihasilkan dari proses anaerobik digestion dan memiliki prosepek sebagai energi pengganti bahan bakar fosil .

Biogas adalah sumber energi alternatif dengan menipisnya kandungan minyak bumi. Ini perlu dilakukan karena pertumbuhan penduduk semakin pesat akan mempengaruhi tingkat kebutuhan energi yang besar. Selama ini minyak bumi menjadi sumber energi yang utama. Adanya eksploitasi penduduk maka kebutuhan energi juga akan meningkat tajam. Lama kelamaan sumber energi minyak bumi akan habis

.
.


.

PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA OMBAK

Oleh : Arina Novri Yanti, XI IPA 1

Pada kenyataanya, Indonesia memiliki garis pantai terpanjang kedua setelah Norwegia. Namun, potensi energi pantai yang ada belum banyak dimanfaatkan karena banyaknya keterbatasan dalam pemanfaatkannya. Sumber daya hayati yang ada di bumi ini salah satunya adalah lautan. Wilayah bumi didominasi oleh laut, dan laut juga mempunyai banyak potensi pangan dan potensi sebagai sumber energi. Potensi pangan yang ada yang ada di laut ada 3 macam, yaitu: energi ombak, energi pasang surut di laut adalah beranekaragamnya spesies ikan dan tanaman laut. Dan potensi sumber energi dan energi panas laut.

Salah satu energi di laut adalah energi ombak. Sebenarnya ombak merupakan sumber energi yang cukup besar. Ombak merupakan gerakan air laut yang turun-naik atau bergulung-gulung. Energi ombak adalah energi alternatif yang dibangkitkan melalui efek gerakan tekanan udara akibat fluktuasi pergerakan gelombang.

Untuk itu kita akan mencoba menggali informasi tentang tenaga ombak yang sudah dimanfaatkan oleh banyak negara, termasuk Indonesia. Berdasarkan survei yang dilakukan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan Pemerintah Norwegia sejak tahun 1987, terlihat bahwa banyak daerah-daerah pantai yang berpotensi sebagai pembangkit listrik bertenaga ombak. Ombak di sepanjang Pantai Selatan Pulau Jawa, di atas Kepala Burung Irian Jaya, dan sebelah barat Pulau Sumatera sangat sesuai untuk menyuplai energi listrik. Kondisi ombak seperti itu tentu sangat menguntungkan, sebab tinggi ombak yang bisa dianggap potensial untuk membangkitkan energi listrik adalah sekitar 1,5 hingga 2 meter, dan gelombang ini tidak pecah hingga sampai di pantai.

Potensi tingkat teknologi saat ini diperkirakan bisa mengkonversi per meter panjang pantai menjadi daya listrik sebesar 20-35 kW (panjang pantai Indonesia sekitar 80.000 km, yang terdiri dari sekitar 17.000 pulau, dan sekitar 9.000 pulau-pulau kecil yang tidak terjangkau arus listrik nasional, dan penduduknya hidup dari hasil laut). Dengan perkiraan potensi semacam itu, seluruh pantai di Indonesia dapat menghasilkan lebih dari 2~3 Terra Watt Ekuivalensi listrik, bahkan tidak lebih dari 1% panjang pantai Indonesia (~800 km) dapat memasok minimal ~16 GW atau sama dengan pasokan seluruh listrik di Indonesia tahun ini.

Saat ini telah didirikan sebuah Pembangkit Listrik Bertenaga Ombak (PLTO) di Yogyakarta, yaitu model Oscillating Water Column. Tujuan didirikannya PLTO ini adalah untuk memberikan model sumber energi alternatif yang ketersediaan sumbernya cukup melimpah di wilayah perairan pantai Indonesia. Model ini menunjukan tingkat efisiensi energi yang dihasilkan dan parameter-parameter minimal hiroosenografi yang layak, baik itu secara teknis maupun ekonomis untuk melakukan konversi energi.

Proyek yang mendapat bantuan (hibah) dari pemerintah Norwegia sebanyak
70 persen (sekitar 5,1 juta dolar AS) dari total investasi itu direncanakan, dalam periode tiga tahun, PLTO Baron selesai dikerjakan dan sebesar 1.100 kilo watt jam listriknya bisa dinikmati oleh sekitar dua ribu rumah warga sekitarnya. Sebagai proyek percontohan, memang PLTO di Baron ini masih dalam tahap uji coba, belum dalam skala komersial. Namun demikian tidak tertutup kemungkinan, jika proyek percontohan Baron sukses, maka instalasi-instalasi listrik yang bersumber pada tenaga ombak akan banyak bermunculan. Yang digunakan PLTO Baron, pada prinsipnya serupa dengan yang dikembangkan di daerah Toftestailen, Norwegia. Namun para peneliti di Indonesia kini sedang mempersiapkan software (piranti lunak) yang unik, lain dari pada yang lain.

Untuk sistem mekaniknya, PLTO dikenal memakai teknologi OWC (Oscillating Wave Column). Untuk OWC ini ada dua macam, yaitu

  1. OWC tidak terapung dan
  2. OWC terapung.
  • Untuk OWC tidak terapung prinsip kerjanya sebagai berikut.

Instalasi OWC tidak terapung terdiri dari tiga bangunan utama, yakni saluran masukan air, reservoir (penampungan), dan pembangkit. Dari ketiga bangunan tersebut, unsur yang terpenting adalah pada tahap pemodifikasian bangunan saluran masukan air yang tampak berbentuk U, sebab ia bertujuan untuk menaikkan air laut ke reservoir.

Bangunan untuk memasukkan air laut ini terdiri dari dua unit, kolektor dan konverter.

* Kolektor berfungsi menangkap ombak, menahan energinya semaksimum mungkin, lalu memusatkan gelombang tersebut ke konverter.

*Konverter yang didesain berbentuk saluran yang runcing di salah satu ujungnya ini selanjutnya akan meneruskan air laut tersebut naik menuju reservoir. Karena bentuknya yang spesifik ini, saluran tersebut dinamakan TAPCHAN (tapered channel)

Setelah air tertampung pada reservoir, proses pembangkitan listrik tidak berbed dengan mekanisme kerja yang ada pada pembangkit listrik tenaga air (PLTA). Air yang sudah terkumpul itu diterjunkan ke sisi bangunan yang lain. Energi potensial inilah yang berfungsi menggerakkan atau memutar turbin pembangkit listrik. OWC ini dapat diletakkan di sekitar ~50 m dari garis pantai pada kedalaman sekitar -15M.

Selain OWC tidak terapung, kita juga mengenal OWC tidak terapung lain seperti OWC tidak terapung saat air pasang. OWC ini bekerja pada saat air pasang saja, tapi OWC ini lebih kecil.

Selain model Oscillating Water Column, ada beberapa perusahaan & lembaga lainnya yang mengembangkan model yang berbeda untuk memanfaatkan ombak sebagai penghasil energgi listrik antara lain :

  1. Ocean Power Delivery; perusahaan ini mendesain tabung-tabung yang sekilas terlihat seperti ular mengambang di permukaan laut (dengan sebutan Pelamis) sebagai penghasil listrik. Setiap tabung memiliki panjang sekitar 122 meter dan terbagi menjadi empat segmen. Setiap ombak yang melalui alat ini akan menyebabkan tabung silinder tersebut bergerak secara vertikal maupun lateral. Gerakan yang ditimbulkan akan mendorong piston diantara tiap sambungan segmen yang selanjutnya memompa cairan hidrolik bertekanan melalui sebuah motor untuk menggerakkan generator listrik. Supaya tidak ikut terbawa arus, setiap tabung ditahan di dasar laut menggunakan jangkar khusus.
  2. Renewable Energy Holdings; ide mereka untuk menghasilkan listrik dari tenaga ombak menggunakan peralatan yang dipasang di dasar laut dekat tepi pantai sedikit mirip dengan Pelamis. Prinsipnya menggunakan gerakan naik turun dari ombak untuk menggerakkan piston yang bergerak naik turun pula di dalam sebuah silinder. Gerakan dari piston tersebut selanjutnya digunakan untuk mendorong air laut guna memutar turbin.
  3. SRI International; konsepnya menggunakan sejenis plastik khusus bernama elastomer dielektrik yang bereaksi terhadap listrik. Ketika listrik dialirkan melalui elastomer tersebut, elastomer akan meregang dan terkompresi bergantian. Sebaliknya jika elastomer tersebut dikompresi atau diregangkan, maka energi listrik pun timbul. Berdasarkan konsep tersebut idenya ialah menghubungkan sebuah pelampung dengan elastomer yang terikat di dasar laut. Ketika pelampung diombang-ambingkan oleh ombak, maka regangan maupun tahanan yang dialami elastomer akan menghasilkan listrik.
  4. BioPower Systems; perusahaan inovatif ini mengembangkan sirip-ekor-ikan-hiu buatan dan rumput laut mekanik untuk menangkap energi dari ombak. Idenya bermula dari pemikiran sederhana bahwa sistem yang berfungsi paling baik di laut tentunya adalah sistem yang telah ada disana selama beribu-ribu tahun lamanya. Ketika arus ombak menggoyang sirip ekor mekanik dari samping ke samping sebuah kotak gir akan mengubah gerakan osilasi tersebut menjadi gerakan searah yang menggerakkan sebuah generator magnetik. Rumput laut mekaniknya pun bekerja dengan cara yang sama, yaitu dengan menangkap arus ombak di permukaan laut dan menggunakan generator yang serupa untuk merubah pergerakan laut menjadi listrik.

Dengan demikian, keuntungan yang didapat dari teknologi PLTO ini antara lain, selain hemat biaya dari segi investasi maupun operasional, juga bermanfaat bagi lingkungan hidup. PLTO tidak mengeluarkan limbah berupa padat, cair, maupun gas seperti halnya pada PLTA, PLTO pun bisa dimanfaatkan untuk membudidayakan ikan air laut. Sebab, pada bangunan reservoirnya banyak sekali mengandung oksigen akibat gerakan air laut naik menuju reservoir tersebut.

Ditanjau dari sudut wisata, PLTO Baron diharapkan semakin menambah kashanah wisata ilmiah di lokasi tersebut. Dengan kata lain tidak tertutup kemungkinan kalau Pantai Baron nantinya bisa menjadi objek wisata ilmiah, suatu wisata yang menawarkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Namun ada juga kekurangan dalam pemanfaatan energi ombak sebagai pembangkit listrik ini, adalah :

  1. Bergantung pada ombak; kadang ombak tersebut dapat menjadi sumber energi, kadang tidak,
  2. Perlu menemukan lokasi yang sesuai dimana ombaknya kuat dan muncul secara konsisten. Akan tetapi jika kita memanfaatkan energi ini maka kelebihan yang kita dapatkan adalah energi bisa diperoleh secara gratis, tidak butuh bahan bakar, tidak menghasilkan limbah, mudah dioperasikan dan biaya perawatan rendah, serta dapat menghasilkan energi dalam jumlah yang memadai.

Oleh karena itu mengingat potensi yang telah dmiliki oleh  ombak begitu besar, maka sebaiknya mulai sekarang kita perlu memanfaatkan energi ombak ini sebagai pembangkit tenaga listrik guna memenuhi kebutuhan akan energy listrik di hari mendatang, dengan mengembangkan model ersebut di seluruh pesisir pantai Indonesia.

Energi tidal juga merupakan salah satu macam dari energi ombak. Kelemahan energi ini diantaranya adalah membutuhkan alat konversi yang handal yang mampu bertahan dengan kondisi lingkungan laut yang keras yang disebabkan antara lain oleh tingginya

Tingkat korosi dan kuatnya arus laut.

Saat ini baru beberapa negara yang yang sudah melakukan penelitian secara serius dalam bidang energi tidal, diantaranya Inggris dan Norwegia. Di Norwegia, pengembangan energi ini dimotori oleh Statkraft, perusahaan pembangkit listrik terbesar di negara tersebut. Statkraft bahkan memperkirakan energi tidal akan menjadi sumber energi terbarukan yang siap masuk tahap komersial berikutnya di Norwegia setelah energi hidro dan angin. Keterlibatan perusahaan listrik besar seperti Statkraft mengindikasikan bahwa energi tidal memang layak diperhitungkan baik secara teknologi maupun ekonomis sebagai salah satu solusi pemenuhan kebutuhan energi dalam waktu dekat.

.
.


.

Membentuk Pribadi Muslimah yang Solehah

Oleh Dastelly, XII IPA 2

Setiap muslimah di seluruh dunia mempunyai cita – cita yang luhur untuk menjadi wanita solehah, wanita yang tidak hanya cantik, intelek, maupun profesional, tetapi juga menjadi seorang wanita yang intelek dunia dan akherat. Iman dan takwa senantiasa tertanam dalm kalbu muslimah. Mar’atus sholehah merupakan sebaik – baiknya perhiasan di dunia, martabat yang didambakan oleh para muslimah, untuk mencapai derajat yang tinggi di sisi Allah SWT.

Fenomena yang terjadi pada zaman globalisasi dan informasi sekarang ini, semakin banyak perempuan yang mengaku dirinya islam tetapi rela meninggalkan identitas muslimahnya dengan memamerkan lekuk – lekuk tubuhnya. Maka dari itu mari kita tanamkan bahwasanya menjadi wanita yang solehah dituntut untuk memiliki jiwa yang istiqomah, pribadi yang senantiasa baik untuk dirinya sendiri dan masyarakat umum, maupun pribadi yang qur’ani.

Akhlak yang mulia merupakan buah dari akidah yang lurus. Tidak ada akhlak karimah tanpa akidah yang lurus dan tidak relevan jika akidah yang lurus tidak dibarengi dengan akhlak karimah. Cara – cara untuk mencapai akhlak karimah agar terbentuk pribadi yang mencerminkan perempuan yang solehah yaitu;
• tanamkan sifat sabar sejak dini dalam diri kita ketika menghadapi segala macam ujian dan cobaan dari Allah, baik dalam mengerjakan perintahNya maupun dalam meninggalkan laranganNya
• berbuat baik kepada semua orang, sekalipun dengan orang yang pernah menyakiti kita, jadilah seseorang yang suka memaafkan, maka Allah akan mengampuni kita dan kita akan dimaafkan oleh manusia.
• Jujur dalam setiap langkah.
• Berbakti kepada orang tua. Bersikap santun dan bertutur kata lembut, jangan membentaknya, membantah perkataan mereka serta senantiasa mendoakan keduanya.
• Pertahankan izzah, karena izzah merupakan sebagian dari iman dan ciri khas muslimah walau terhadap orang bodoh sekalipun pasti memiliki rasa malu dan harga diri pada Allah dan diri sendiri ketika berbuat maksiat.
• Bersikaplah tawadhu’, tidak takabur.

“Wanita solehah itu adalah apabila dipandang sang suami menyenangkan, apabila diperintah ia taat, dan apabila suami tidak berada di rumah, ia senantiasa menjaga kehormatan serta harta sang suami.” (HR.Bukhori Muslim)
.
.


.

Asal- usul nama “Palembang”

Oleh : Kemas Ari, Guru MAN 1 Palembang

Kata Palembang pada awalnya diambil dari bahasa Cina “Fo-lin-fong” hal ini terlihat dalam kronik Cina yg menjadi rujukan sejarah kota ini namun ketika Islam menyebar keseluruh dunia termauk ke Palembang diyakini oleh sebagian ahli bahwa kata Palembang diambil dari bahasa Arab. seperti yg dikemukakn oleh Abdul Azim Amin dalam beberapa tulisannya yang meyatakan Palembang berasal dari kata Fa-Lin-Ban, Lafaz fa-lin-ban (huruf nun mati) seperti telah disebutkan sebelumnya, dituturkan oleh komunitas Melayu Palembang sebagai falimban (berganti dengan huruf mim mati). Kondisi demikian dalam ilmu tajwid (membaguskan bacaan al-Qur`an) berlaku hukum “iqlab”, karena itu bunyi huruf (ن) nun mati wajib dibaca sebagai bunyi huruf (م) mim mati, sebab bertemu dengan huruf (ب) ba’ hidup (Tamaddun, Juli 2003: 129-130).

Gabungan kata yang berbeda lafaz ini disusun menjadi serangkai kata (kata majmuk) dengan makna khusus; nama sebuah negeri atau kota, maka rangkaian kata majmuk ini dalam ilmu nahwu disebut tarkib mazji. Nama kota lainnya yang serupa ini, seperti kota Ba’labik (/بعلبكdi Libanon); Betlhem/ bait al-lahm (بيت اللحم/ gudang daging), dan Yerussalm/ dar salam (/دار السلامnegeri damai), keduanya terletak di Palestina; Khurrasan (/خرسانdi Iran); Ahmedabad dan Allahabad (/أحمدآبد-ألله آبدdi India), dan kota Baitulfaqih dan Hadramaut (/ بيت /الفقيه – حضرموتdi Yaman), dls. Demikian pula nama kota Palembang (فالنبان/ فالمبان/ فالمباغ) merupakan tarkib mazji yang mengandung makna sebagai “negeri penduduk baru yang mengalami hidup cerah/ sukses”.

sebagai salah satu pelabuhan besar dan pusat perdagangan kaum Muslimin dan suku Melayu masih terus diteliti, dan hasil temuannya selalu diperdebatkan. Menurut penulis, nama ini berasal dari pengaruh bahasa Arab. Dan Syekh Abdu s-Shomad selaku salah seorang Ulama`nya yang hidup pada abad ke-18 M telah berupaya mengembalikan asal-usul nama tersebut dengan menisbahkan kalimat “al-Falim-bani” di belakang namanya sendiri seperti tertera dalam salah satu tulisan tangannya pada beberapa kitab karangannya, diantaranya tersalin sebagai berikut ;

“ hazihi r-risalatu l-musamma nashihatu l-muslimina wa tazkirotu l-mu`minina fi fadlo`ili l-jihadi fi sabili allahi ‘ala yadi jami’iha l-faqiri ila allahi ta’ala abdi s-shomadi al-jawi al-falimbani tilmizi quthbi z-zamani waliyyi l-‘irfani sayyidi as-syaikhi muhammadin ibni as-syaikhi abdi l-karimi as-sammani,…yauma s-sabti khomsina wa ‘isyrina min syahri jumadi l-awwali sanata alfin wa mi`atin …hijrotin –nabiyyi …..” (Koleksi Perpustakaan Nasional RI No. INV.A.209).

Jelaslah, bahwa nama julukannya tersebut tidak disalinkan dengan bahasa Melayu, melainkan dalam bahasa asli Arab asli yang telah disesuaikan dengan lahjah/ dialek lisan suku bangsa Melayu sebagai فالمبان “al-falimbani”, huruf nun di bagian belakangnya ditambah dengan huruf “ya`” nisbiyyah yang berfungsi membangsakan seseorang, yakni sebagai “wong Pelembang”.

Kalau disalin dengan bahasa Melayu tentu tertulis dan terbaca sebagai “al-Falimbangi”, karena bunyi huruf Melayu “ng” menggunakan symbol yang meminjam huruf Arab “’ain” diberi titik tiga, atau dapat pula disalin dalam bahasa Latin “al-Falimbanji”, karena bunyi huruf “nj” merupakan pengganti dari huruf “ng”. Aneh, tulisan Melayu yang demikian tidak terdapat dalam beberapa kitab tulisan tangannya.

Sebelumnya ada yang mengatakan atas dasar cerita secara turun-temurun sebagai negeri “tempat mendulang emas dan timah”. Namun Niswah (Tamaddun, juli 2005: 178) menolak teori ini, karena tidak ada bukti sebagai tempat tambang emas dan timah. Selanjutnya, ia mengatakan, nama itu popular justu karena keadaan daerahnya yang rendah dan dekat dengan air.

kertapati zaman dulu
kertapati zaman dulu

artikel yang lebih lengkap dapat dibaca di sini : msisumsel.wordpress.com
.
.


.

Apa Sih Gunanya Jilbab ?

Oleh : Anisah Febriana dan Fadilah, XI IPA 2

JILBAB, kalau kita mendengar kata itu, pasti yang hadir dalam pikiran kita adalah sosok perempuan anggun dengan pakaian serba tertutup. Memakai jilbab adalah salah satu kewajiban yang diperintahkan oleh Allah melalui nabinya untuk dilaksanakan oleh segenap muslimah.

Allah Ta’ala berfirman,

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا

“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min: “Hendaklah mereka mendekatkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Al Ahzab [33] : 59).

Jilbab bukan hanya sebagai penutup kepala saja, namun esensi jilbab lebih dari itu. Jilbab tidak hanya nyaman dipakai tapi juga nyaman di hati.
Allah Ta’ala juga berfirman,

وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا

“Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya.” (QS. An Nuur [24] : 31).

Berdasarkan tafsiran Ibnu Abbas, Ibnu Umar, Atho’ bin Abi Robbah, dan Mahkul Ad Dimasqiy bahwa yang boleh ditampakkan adalah wajah dan kedua telapak tangan.

Nabi Muhammad SAW bersabda :

صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلاَتٌ مَائِلاَتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لاَ يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلاَ يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا

“Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: [1] Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan [2] para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.” (HR. Muslim no. 2128)

Makna kasiyatun ‘ariyatun adalah para wanita yang memakai pakaian yang tipis yang menggambarkan bentuk tubuhnya, pakaian tersebut belum menutupi (anggota tubuh yang wajib ditutupi dengan sempurna). Mereka memang berpakaian, namun pada hakikatnya mereka telanjang.

Jadi wanita yang tidak berjilbab tidak akan mencium bau surga apalagi masuk ke dalamnya. Tuh, serem kan?. Oleh karena itu wahai para muslimah, segeralah memakai jilbab, karena jilbab adalah suatu kewajiban dan kewajiban akan mendatangkan azab bagi siapa yang tidak melaksanakannya.

Coba anda lihat wanita yang memakai jilbab. Cantik, manis dan anggun kan? Karena jilbab bisa menutup tubuh kita dari pandangan orang yang tidak berhak, sehingga dapat mencegah perilaku yang tidak baik. Kalau anda muslimah dan diminta memilih, mana yang akan anda pakai? Baju terbuka dengan celana pendek yang membuat banyak orang memandang sehingga kita menjadi tidak nyaman? Atau memakai jilbab dan baju tertutup sehingga bisa menghindari pandangan orang yang tidak berhak dan bisa lebih dihormati orang lain? Anda pilih mana?

Tadi sudah melihat tentang ayat-ayat Al Qur’an dan hadits nabi tentang jilbab. Sebagai umat muslim, kita tentu tahu bahwa apa yang diperintahkan Allah dan yang disunnahkan oleh nabi tentu mempunyai manfaat. Lantas apa gunanya memakai jilbab?

1. Mencegah penyakit kanker kulit
Penelitian menunjukkan kanker kulit biasanya disebabkan oleh sinar Ultra Violet (UV) yang menyinari wajah, leher, tangan, dan kaki. Wanita lebih rentan terhadap kanker kulit karena daya tahan tubuh wanita lebih rendah dibanding laki-laki dan cara untuk melindungi tubuh dari kanker kulit adalah dengan menutupi kulit. Salah satunya dengan berjilbab. Karena dengan berjilbab, kita melindungi kulit kita dari sinar UV.

2. Memperlambat penuaan
Penyebab utama gejala penuaan adalah sinar matahari. Secara ilmiah dapat dijelaskan bahwa sinar matahari merangsang melanosit (sel-sel melanin) untuk mengeluarkan melanin, akibatnya rusaklah jaringan kolagen dan elastin yang berperan penting dalam menjaga keindahan dan kelenturan kulit.Krim-krim pelindung kulit pun tidak mampu melindungi kulit secara total dari sinar matahari. Sehingga dianjurkan untuk melindungi tubuh dengan jilbab.

3. Membatasi diri dari perkataan dan perbuatan negatif.
Wanita yang memakai jilbab cenderung untuk menjaga perkataan dan perbuatannya dari hal-hal buruk. Pada awalnya mungkin karena malu jika melakukan hal yang buruk, maka orang lain akan berkata, “ masa pakai jilbab kelakuannya seperti itu?’. Tapi seiring berjalannya waktu, maka perkataan dan perbuatan yang buruk ditinggalkan bukan lagi karena jilbab, melainkan karena iman kepada Allah.

Jadi, bagi anda muslimah yang belum memakai jilbab, pakailah sekarang karena jilbab mendatangkan manfaat baik di dunia maupun di akirat.

.
.


.

Jangan Asal Sholat

oleh : Sartika, XI IPS 1

Sholat merupakan kewajiban yang diberikan oleh Allah SWT kepada nabiNya Muhammad SAW. Sholat adalah satu-satunya rukun Islam yang diulang-ulang sampai lima kali dalam sehari. Keutamaan solat adalah sebagai fondasi islam, tanda keimanan seseorang dan pemelihara umat islamuntuk senantiasa jujur dan sukses. Manfaat sholat adalah sebagai bekal dalam perjalanan hidup, penenang ruh, penentram jasad, cahaya bagi hati, pembersih jiwa, penyelamat hati, dan bukti keberserahandiri umat islam untuk menyembah hanya kepada Allah bagi yang mengerjakan sholat dengan khusuk dan ikhlas.

Bagi orang yang mengerjakan ibadah sholat dengan khusuk, ikhlas dan yang benar-benar menjaga sholatnya, niscaya baginya cahaya dan petunjuk, serta keselamatan di hari kiamat nanti dan bagi siapapun yang tidak menjaga sholatnya, ia akan bersama-sama dengan Qarun, Fir ‘aun, Haman dan Ubay bin Khalaf pada hari kiamat nanti.

Menjalankan sholat merupakan tanda kemenangan dan kebahagiaan bagi umat Islam yang mengerjakan apa yang diperintahkan oleh Allah SWT dan menjauhi apa yang Ia larang, sebagaimana firman Allah SWT :

قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ

1. Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman

لَّذِينَ هُمْ فِي صَلَاتِهِمْ خَاشِعُونَ

2. Yaitu orang-orang yang khusuk dalam sholatnya
(QS. Al Mukminun: 1 – 2)

Wahai orang yang meninggalkan sholat ! Apakah yang engkau banggakan dari agamamu, setelah engkau meninggalkan sholat? Tidakkah engkau tahu, orang yang menyia-nyiakan sholat akan lebih menyia-nyiakan lainnya? Wahai manusia, jika engkau meremehkan sholat, apalagi yang bisa kau banggakan dari agamamu?

.
.


.

MAN 1 Palembang “Dari masa ke Masa”

Oleh : Kms. A. Rachman Panji, S.Pd., M.Si (Guru MAN 1 Palembang)

A. Pendahuluan

Sejarah berdirinya Madrasah Aliyah Negeri “MAN” 1 Palembang diawali dengan animo masyarakat yang begitu besar untuk didirikannya Madrasah (Sekolah) yang berbasiskan agama Islam, karena pada tahun 1960-an belum banyak berdiri sekolah yang berlatar belakang keagamaan. Berdirinya MAN 1 Palembang diawali dengan berdirinya sebuah Yayasan Pendidikan Madinatul Ulum yang mendirikan Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah Swasta yang bernama Madrasah Aliyah Yayasan Pendidikan Madinatul Ulum (MA_YPMU). Didirikan pada tanggal 1 Agustus 1961 dangan alamat lokasi pertama di Lorong Kedukan Bukit I Kelurahan 35 Ilir Palembang. Jajaran kepengurusan MA YPMU kemudian disahkan melalu akte Notaris Nomor : 8 tahun 1962 oleh Notaris Tan Thong Kie. Serta tercatat dalam Berita Negara nomor 100 tanggal 14 Desember 1962.

Bapak Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Pripinsi Sumatera Selatan ketika itu (Bapak Haji Achmad Bastari) pernah berkunjung ke lokasi Madrasah Aliyah YPMU dan atas petunjuk dan saran beliaulah sekolah ini harus dikelola oleh sebuah Yayasan Pendidikan. Gedung pertama dari MA YPMU ini dibangun oleh dana Swadaya masyarakat sekitar lokasi (Lr. Kedukan Bukit Kelurahan 35 Ilir) dan sumbangan kaum muslimin pada waktu itu. Kemudian setelah MA YPMU pindah ke lokasi yang baru gedung ini digunakan oleh Madrasah Ibtidaiyah Ittihadiyah I dan II dengan waktu belajar pagi dan sore

B. Susunan Pengurus Yayasan Madinatul Ulum.

Adapun susunan Pengurus Yayasan Madinatul Ulum yang direkomendasikan melalui Rapat Pengurus Ke-I pada tanggal 29 Agustus 1962 adalah sebagai berikut :
1. Pelindung : Mgs. H. Abdurrachman
2. Penasehat : Aly Gathmir
3. Pengawas : Drs. H. M.A.A. Nawawi
4. Pengurus Harian :
a. Penasehat I : Mgs. H. Abdurrachman
b. Penasehat II : K. H. A.Rifai
c. Penulis : Makmun Rusydi
d. Bendahara : Nanguning A. Karim
5. Seksi Keuangan :
a. Ketua : K. H. A.Rifai
b. Wakil Ketua : Nanguning A. Karim
c. Anggota : H. M.A. Carepeboka
d. Anggota : K.H. Mohammad Zen Syukri
6. Seksi Pendidikan dan Peribadatan :
a. Ketua : K.H. Mohammad Agussalim
b. Wakil Ketua : K.H. Mohammad Zen Syukri
c. Anggota : H. M. Nur Ilyas
d. Anggota : Makmun Rusydi
7. Seksi Kebersihan Keamanan dan Perbaikan :
a. Ketua : M. Zen Ismail
b. Wakil Ketua : Abdussomad
c. Anggota : Bastani M.
d. Anggota : M. Arsyad Arfan
8. Seksi Penerangan :
a. Ketua : K.H. Mohammad Zen Syukri
b. Wakil Ketua : Kms. H. Hamzah
c. Anggota : Jakfar Sidiq, HS

Selanjutnya pada tanggal 4 Agustus 1967, MTs dan MA YPMU oleh pengurus yayasan diserahkan kepada pemerintah dan dinegerikan (diproses menjadi sekolah negeri), melalui Kepala Kantor Inspeksi Pendidikan Agama Departemen Agama Palembang, dan diteruskan ke Inspeksi Pendidikan Agama Departemen Agama Daerah Tingkat I Propinsi Sumatera Selatan dengan nomor surat : 3753/B/Mdr/F.15/1967 tanggal 11 Nopember 1967, usul penegerian diteruskan ke Direktorat Pendidikan Agama Departemen Agama Republik Indonesia di Jakarta.

Sejak penyerahan itu MTs dan MA YPMU dinyatakan sebagai Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah Persiapan Negeri Kotamadya Palembang. Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia :
1. Nomor 8 tahun 1968 tanggal 20 Januari 1968 Madrasah Tsanawiyah Persiapan Negeri resmi menjadi Madrasah Tsanawiyah Agama Islam Negeri disingkat (MTsAIN) sekarang menjadi MTs Negeri 1 Palembang.
2. Nomor 168 tahun 1970 tanggal 04 Agustus 1970 Madrasah Aliyah Persiapan Negeri resmi menjadi Madrasah Aliyah Agama Islam Negeri disingkat (MAAIN) sekarang menjadi MAN 1 Palembang.

Setelah peresmian Madrasah Aliyah Persiapan Negeri resmi menjadi Madrasah Aliyah Agama Islam Negeri (MAAIN) diangkatlah K.H. Abd. Murod sebagai kepala Madrasah Aliyah Negeri yang pertama (4 Agustus 1970 s.d 30/Juni/1974).
Berikut ini nama-nama Kepala Madrasah Aliyah sejak dari pertama hingga saat ini;
1 K. H. Mohammad Agussalim : (1/Agst/1961 s.d 31/Juli/1967) : Kepala MA_YPMU (Yayasan Pendidikan Madinatul Ulum)
2 K. H. M. Rasyad. : (1/Agst/1967 s.d 31/Des/1968) : Kepala MA_YPMU
3 Burdani Aziz : (1/Jan/1969 s.d 31/Juli/1970) : Kepala Madrasah Aliyah Persipan Negeri Kotamadya Palembang.
4 K.H. Abd. Murod : ( 04/Agst/1970 s.d 30/Juni/1974) : Kepala MAAIN (Madrasah Aliyah Agama Islam Negeri)
5 Drs. Robinson Malian : ( 01/Juli/1974 s.d 1/Maret/1983) : Kepala MAAIN kemudian berganti nama menjadi MAN Palembang 1
6 Drs. H. Mardhi Abdullah : ( 31/Maret/1983 s.d 31/Okt/1987 ) : Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Palembang I.
7 Drs. Abdul Hai : ( 31/Oktober/1987 s.d 24/April/1994 ): Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Palembang I.
8 Drs. Izzuddin Asnawi : ( 25/April/1994 s.d 1996 ) : Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Palembang I.
9 Drs. H. Abdul Kadir : ( 1996 s.d 2003 ) : Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Palembang.
10 Drs. Umar Farouk : ( Januari/2003 s.d /Maret/ 2004 ) : Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Palembang.
11 Drs. H. Aziz Nangwi : ( Maret.2004 s.d Mei.2004) : Plt. Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) I Palembang.
12 Drs. Nawawi, M.Pd.I. : ( 31/Agustus/2004 s.d 30/Juni/2008 ) : Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) I Palembang.
13 Drs. Kaisar, M.Si. : ( 01/Sept/2008 s.d sekarang) Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) I Palembang.
Sumber : Dari berbagai sumber. [Catatan : Anda boleh memberikan info dan perbaikan data kepada kami melalui blog ini atau kirim email ke : kemaspalembang@yahoo.com]

C. Lokasi Madrasah.

Gedung dan tempat belajar MA YPMU selalu berpindah-pindah lokasi hingga terbentuknya MAN 1 Palembang saat ini, setidaknya ada beberapa lokasi yang terdata oleh penulis yaitu sebagai berikut ; Gedung pertama pada saat berdirinya MA YPMU beralamat di Lorong Kedukan I Kelurahan 35 Ilir Palembang yang mulai belajar sejak tanggal 1 Agustus 1961 hingga 14 April 1968. Kemudian pada tanggal 15 April 1968 pindah ke Gedung Universitas Fatahillah (UNFA) di Lorong Ketandan 17 Ilir Palembang dengan status menumpang sehingga waktu belajarnya menjadi siang (pukul 13.20 s.d 17.30). Selanjutnya pada tanggal 1 Januari 1976 pindah dan menempati gedung baru (kompleks bersama dengan MIN (Madrasah Ibtidaiyah Negeri) Teladan yang dibangun melalui “Dana Pelita Nasional” Proyek Departemen Agama alamat lokasi di Jln Jenderal Sudirman – depan Taman Makam Pahlawan Palembang (saat ini menjadi lokasi MTs Negeri 1 Palembang) dengan waktu belajar pagi hari pukul 07.30 s.d 12.30.

Berdasarkan Instruksi Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam kanwil Departemen Agama Daerah Tingkat I Propinsi Sumatera Selatan terhitung tanggal 17 Januari 1978 Gedung dan lokasi belajar MAN 1 bertukar tempat dengan MTs Negeri 1 yang berada di komplek PGAN Jln. Inspektur Marzuki Kelurahan Siring Agung-Pakjo Palembang. Sejak tahun ajaran 2004/2005 MAN 1 di instruksikan pindah lagi ke lokasi yang baru di Jln. Gubernur H. Achmad Bastari Jakabaring Kecamatan Seberang Ulu I Kelurahan 15 Ulu Jakabaring Palembang 30257, sedangkan kelas II dan III masih menempati gedung yang berlokasi di Jln.Inspektur Marzuki Siring Agung Palembang sampai Tamat belajar di MAN 1 Palembang.

Auditorium MAN 1 di Jaka Baring

Madrasah Aliyah sebagai lembaga pendidikan Islam tingkat menengah bertekad menjadi Lembaga Pendidikan Islam yang modern dan popular yang mampu menjawab tantangan, tuntutan di masa mendatang serta senantiasa dinamis dalam menyampaikan dan menghasilkan program pendidikan guna menunjang mutu pendidikan secara melembaga dan berkesinambungan.

Usaha peningkatan mutu Madrasah Aliyah yang telah dilakukan melalui peningkatan dalam bidang kurikulum, sarana/prasarana, ketenagaan dan pengawasan serta dalam bidang kelembagaan, yakni dengan menjadikan beberapa Madrasah Aliyah Negeri sebagai percontohan bagi pembinaan Madrasah di sekitarnya yang tergabung dalam Kelompok Kerja Madrasah (KKM).

Madrasah Aliyah Negeri 1 Palembang adalah salah satu Madrasah Aliyah yang dijadikan percontohan bagi Madrasah-madrasah lain yang ada di Propinsi Sumatera Selatan, tentunya dituntut untuk dapat berprestasi dan bermutu dalam melahirkan kualitas kelulusan dari anak didiknya hal ini ditunjang dengan sarana dan prasarana pendidikan secara menyeluruh.

Sebagai lembaga pendidikan Islam tingkat menengah MAN 1 Palembang bertekad menjadi lembaga pendidikan Islam yang modern, professional dan popular yang mampu menjawab tantangan dan tuntutan masa depan, berikut ini data / Profil Madrasah Aliyah Negeri 1 Palembang saat ini :

1. Nama Madrasah : MAN 1 Palembang
2. Alamat : Jln Gubernur H.A Bastari kel. 15 Ulu Kec.Seberang.Ulu 1 (Jakabaring) Palembang (0711) 7386500 -30257
3. Nomor & TAnggal SKP/ Piagam :
4. Nama Badan Pengelolah :
5. Waktu Belajar : 07.00 Wib s/d 13.20WIB
6. Kurikulum yang digunakan : KTSP
7. Nama Kepala Madrasah : Drs. Kaisar
a. Pendidikan Terakhir : S. 1
b. Pangkat / Golongan : Pembina (IV/a)

D. STRUKTUR ORGANISASI

Adapun struktur organisasi di MAN 1 Palembang saat ini adalah sbb :

Kepala Madrasah : Drs. Kaisar
Wakil Kepala (Waka) Bidang Kurikulum : Drs. M.A. Fajar, M.Pd.
Waka Bidang Kesiswaan : Syafi’i, S.Pd.
Waka Bidang Evaluasi & Supervisi : Baheramsyah, S.Ag.
Waka Bidang Humas & Sarana/Prasarana : Drs. Robuan, M.Pd.
Kepala Tata Usaha : Ferry Mufti, S.Sos.
Kepala Perpusatakaan : Kms.A.Rachman Panji, S.Pd.,M.Si.

a. Dewan Guru : Seluruh Guru Madrasa
b. BP/BK
Koordinator : Drs. Hayanuddin
Anggota : Dra. Siti Rohana
: Dra. Nurhayati
: Badrul Huda, BA
: Ayu Jamilah, S.Pd
c. Pengelola Perpustakaan : Kms. A. Rachman Panji, S.Pd., M.Si.
Anggota : Etty Lidya Sari
Siti Khodijah, S.Pd.
d. Pembina- pembina
Pembina Osis :
Putra : Rifki Arief, S.Ag
Putri : Dra. Lisdiana
Pramuka
Putra : Drs. Nurul Hilmi, SH
Putri : Siti Zuriyah,S.Ag
Drum Band : Rifki,S.Ag
UKS : Marlaily, S.Pd
e. Ketatausahaan
Kaur TU : Fery, S.Sos
StafTU
Urusan Kepegawaian : Akhmadan
Urusan Keuangan Rutin : M. Yusuf
Komite / Majlis Madrasah : Rumaidah
Umum : Siti Aminah
Urusan Pendidikan/ Pengajaran : Hj. Hasnidar, BA
Urusan Perlenghkapan : Tansir, BA
f. Komite Madrasah : Drs. H.A.Thosi Ali Umar

E. VISI, MISI, TUJUAN
1. Visi : “Madrasah Aliyah Negeri 1 Palembang sebagai lembaga Pendidikan yang berkualitas dalam Iptek dan Imtaq”
2. Misi :
• Menyiapkan calon-calon Ilmuwan Islami.
• Mengembangkan Potensi Siswa Secara Efektif dan Efisien.
• Mewujudkan Komunitas Madrasah Yang Berpikir Active, Creative dan Inovative.
• Menciptakan Lingkungan Madrasah yang Refresentatif (Fisik dan Non Fisik) bagi Pengembangan Proses Pembelajaran Yang Berkualitas.
• Menjadikan Bahasa Inggris dan Bahasa Arab sebagai Bahasa Pengantar dalam Proses Pembelajaran.
• Menyediakan Sarana Prasarana Untuk Mengembangkan Kebebasan Berpendapat Secara Islami.
3. Tujuan : Tujuan pendidikan MAN 1 Palembang adalah menghasilkan lulusan pendidikan yang memiliki keunggulan dalam hal :
a. Prestasi akademik dan mampu bersaing dalam memasuki perguruan tinggi
b. Memiliki keterampilan untuk mengembangkan karier di masyarakat/dunia kerja
c. Nasionalisme, patriotisme dan memiliki kepekaan sosial serta kepemimpinan
d. Disiplin yang tinggi ditunjang oleh fisik yang prima
e. Keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, yang tercermin pada akhlakul
karimah.

Catatan : Anda boleh memberikan info dan perbaikan data kepada kami melalui blog ini atau kirim email ke : kemaspalembang@yahoo.com

5 Komentar leave one →
  1. 10/05/2010 6:56 pm

    baca artikel terbaru dari blog saya di link berikut :

    http://a-kied.tumblr.com/post/586624803/sekilas-tentang-skizofrenia#disqus_thread
    :)

  2. MONA KHOIRUNNISAH permalink
    22/05/2010 6:00 pm

    ooo.. gituu sjarahh nya MAN 1 ..

  3. nurmansyah permalink
    28/07/2010 8:13 pm

    salah tu nama pembina osis na…..

  4. 25/09/2010 5:07 pm

    baca posting terbaru blog ane ya gan . . . .

    KUMPULAN SOAL UAN

  5. Erwin Agustian permalink
    22/09/2011 2:08 pm

    Saya alumni MAN Palembang I di Pakjo Palembang tahun 1985/1986 ketika itu sebagai Kepala Sekolah Bpk. Drs. H. Mardhi Abdullah dan Bpk Drs. Abdul Hai guru bidang study Kimia (Kalo ga salah),,buat teman-teman yang sering jumpai dengan beliau saya titip salam juga buat guru-guruku yang lain

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: